Judul: Pondok Ramadhan Jadi Sarana Pembinaan Karakter di SMPN 1 Sepulu
- Rusli Djunaidi
- 09 Mar, 2026
BANGKALAN I madura network.id — Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh SMPN 1 Sepulu sebagai momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) para siswa, khususnya dalam bidang keagamaan. Melalui program Pondok Ramadhan, sekolah tersebut berupaya menanamkan nilai-nilai religius sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Kepala sekolah, Totok S.,
menjelaskan bahwa kegiatan pesantren kilat atau Pondok Ramadhan merupakan
agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan puasa.
Menurutnya, program tersebut
dirancang untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat
pembentukan karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ini merupakan program tahunan
sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas siswa-siswi dalam bidang keagamaan,
sekaligus membentuk karakter anak didik agar lebih baik serta menambah
pengetahuan agama mereka,” jelasnya.
Totok menuturkan, kegiatan Pondok
Ramadhan diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas VII hingga kelas IX.
Pelaksanaannya dibagi dalam beberapa hari agar kegiatan dapat berjalan lebih
efektif dan tertib.
Untuk siswa kelas VII, kegiatan
dilaksanakan pada 23 dan 24 Februari. Sementara kelas VIII mengikuti kegiatan
pada 25 dan 26 Februari.
Adapun untuk siswa kelas IX,
Pondok Ramadhan digelar pada 2 dan 3 Maret, sehingga seluruh peserta didik
mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti program tersebut.
Dalam kegiatan itu, para siswa
mendapatkan berbagai materi keagamaan yang disampaikan oleh guru maupun
pembimbing yang telah ditunjuk oleh sekolah.
Materi yang diberikan meliputi
pemahaman tentang sholat beserta praktiknya, pengetahuan mengenai zakat dan
sedekah, hingga pembiasaan dzikir dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya itu, para siswa juga
diberikan pemahaman tentang pentingnya toleransi serta menumbuhkan rasa cinta
tanah air sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan Pondok Ramadhan
ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama
secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut juga diharapkan
dapat menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta memperkuat akhlak
para siswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di masa depan. (dj)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


